Posted by: andimaerzyda on: May 15, 2009
Awalnya berusaha untuk tidur dengan membaca buku (it usually works). Buku baru yang baru tadi siang berhasil diburu dari sebuah booth buku impor di bazaar dekat kantor ini sebenarnya tentang detoks. Kok, kebetulan saya dapat bacaan ini.
Saya memang sedang bersih-bersih diri, detoks badan dan pikiran, juga bertekad jalani hidup dengan lebih sehat. Wah, saya akan sangat terbantu nih. Dan, saya sudah bersiap dengan masukan dan info ilmiah tentang cara detoks paling mutakhir. Tetapi dugaan bahwa buku ini bakalan membuat mata jadi berat (lalu tidur) ternyata keliru!
Saya tak henti tersenyum geli dan berusaha menahan gelak tawa. Yang bener aja, dini hari baca buku ketawa-ketawa sendiri. Bisa-bisa anak terbangun dan suami jadi terheran-heran. Buku “Detox for Life” ini ditulis seorang ahli terapi colon dengan sangat jenius. Detoks adalah sebuah urusan yang serius, tetapi buku ini membahasnya dengan bahasa sederhana sehingga bisa dipahami dengan mudah, bahkan sangat menghibur.
Sang penulis, memberi ilustrasi pengalamannya dalam mendidik pasiennya, secara kocak sekaligus cerdik seputar terapi colon/usus.
Terus terang suami saya pernah melakukannya dan efeknya sangat baik untuk kesehatan pencernaan dan keseluruhan tubuhnya. Bahkan menurut saya di luar dugaan, “tanpa sengaja” terapi hidro kolon ini “membenahi” beberapa masalah kesehatan suami saya, yang selama entah di mana ujung pangkanya. Double bonus sungguhan!
Kalau saya tak salah ingat, gara-gara suami giat “bersih-bersih” diri dan memperbaiki pola hidupnya, tingkat kesuburannya membaik dan akhirnya saya pun hamil. Terapi hidro kolon memang tidak secara langsung memperbaiki kualitas sperma, dan lantas meningkatkan kemungkinannya untuk jadi ayah. Tetapi dengan cara ini, paling tidak tubuh jadi lebih sehat, metabolisme dan hormonnya jadi seimbang.
Membaca tulisan saya tentang pengalaman suami saya melakukan terapi ini, agak membosankan, bukan?! Saya yakin, kalau Loree Taylor Jordan, penulis buku yang sedang saya baca ini, menceritakan pengalaman suami saya, cerita bisa lebih “hidup”, jujur sekaligus kocak. Menurut saya, buku Detox for Life adalah buku wajib masa kini, supaya kita terhindar dari penyakit degenaratif akibat paparan polusi, pola makan yang kacau, serta nutrisi yang tak seimbang. Juga bacaan penting agar kita tidak “lempeng jaya” jalani kehidupan masa kini. Yuk, detoks jiwa dan raga!